Kita pasti punya kebiasaan curhat kan? Yang sehat dan bermakna tentu saja curhat pada pasangan kita masing-masing. Tapi lain lagi kalo nyari2 TTM (teman tapi mesra) untuk curhat. Sama saja menggali kuburan sendiri.
Seorang teman - sebut saja Andi - adalah pakar dalam urusan curhat ini. Kalo ada cewek yang lagi suntuk / bermasalah rumah tangganya dengan ringan si Andi menyediakan bahunya untuk menampung masalah . A shoulder to cry on, katenye.
Tapi semua kebaikannya selalu berujung perselingkuhan. Hubungan menjadi kian dekat seperti layaknya orang berpacaran, dan karena semuanya sudah mengenal seks, sudah pasti arah kesana menjadi lebih lapang.
Jadi pesanku, jangan suka curhat sama lain jenis. Kalo terpaksa curhat ke orang cari yang sesama jenis dan orangnya nggak ember. Ato kayak gue bikin blog begini.
Kan lumayan bisa ngilangin stress.
Akhirul kata - selamat curhat.
Selasa, 03 Juli 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar